Translate

Pages

Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Februari 2016

EKO's CHIKEN, Gurih, Renyah, Enak dengan Harga yang Ekonomis


 

Fried Chiken yang dikelola oleh Eko Hindarto ini memiliki cita rasa yang berbeda dengan fried chiken lainnya. Chiken diolah dengan berbagai macam rempah, rasanya yang nikmat sekaligus renyah empuk ini sungguh enak dimakan dengan nasi putih panas saja, ataupun dilahap tanpa nasi.
Dengan harga yang ekonomis, anda sudah dapat merasakan kerenyahan dan rasa Chiken yang berbeda dari yang lainnya di Eko's Fried chiken.
Apalagi Anda bisa memesan Eko's Fried Chiken untuk jadi hidangan yang enak diacara-acara Anda sekalian....

Rabu, 03 Februari 2016

Gudang Sego Liwet Khas Surakarta di Desa Duwet




7 Januari 2016 tepatnya di Desa Duwet, Baki, Sukoharjo saya berkesempatan berkunjung kesalah satu rumah penjual nasi liwet. Bersama dengan teman-teman satu angkatan, kami melihat secara langsung pembuatan nasi liwet dari awal sampai akhir. Kunjungan kali ini adalah acara outing class salah satu makul saya.

Pada awalnya untuk membuat nasi liwetnya sendiri menggunakan tehnik "ngaru" dalam bahasa jawa. Ngaru adalah cara memasa nasi sampai 3x proses pemasakan. Yang pertama setelah beras dicuci, beras dikukus terlebih dahulu, setelah dirasa beras aga mengembang, beras akan direbus menggunakan santan serta bumbu inti nasi liwet, cara yang terakhir beras dikukus kembali untuk menanakkan beras agar menjadi nasi yang pulen.

Ayam yang sedang dimasak untuk melengkapi nasi liwet.

Labu siam yang sudah dikupas.


Untuk pembuatan sayur labu siamnya, pertama-tama labu siam dikupas dang diiris-iris memanjang lalu diamkan stu malam agar labu siam tidak lembek saat dimasak. Keesokan harinya labu siam yang telah diiris sudah bisa dimasak untuk dibuat sayur pendamping nasi liwet.

Ayam adalah pelengkap nasi liwet yang nggak boleh dilewatkan, ayam dibersihkan dan dimasak dengan bumbu-bumbu yang komplit. Setelah matag, ayam dikukus kembali agar ayam tidak mudah basi. Jadi pemasakan ayam 2 pemprosesan.

Untuk rasa dari nasi liwet, campuran dari gurih, asin serta gak terasa pedas dari sayurnya. Makanan ini biasanya ada disetiap waktu, akan tetapi agar lebih nikmat makan nasi liwet saat hari sudah larut. Karena anda lebih bisa menikmati suasana yang tenang dan disami makan malam bersama orang tersayang tanpa khawatir terganggu oleh bisingnya suara kendaraan yang lewat.

Senin, 16 November 2015

Sejarah Soto Sapi Mbah Pawiro




Soto Sapi Mbah Pawiro berdiri kira-kira 62 tahun yang lalu .Yang didirikan oleh Mbah Pawiro sekalian .Dengan di bantu oleh seorang tetangga .Turun temurun hingga sekarang ke anak cucu dari Mbah Pawiro .















Dan sekarang anak cucu dari beliau telah bisa mandiri mendirikan warung sendiri .Warung tersebut terletak di alamat-alamat berikut :

Giringan ,Jalan Slamet Riyadi (samping gereja santa maria) yang didirikan oleh anak dari Mbah Pawiro yaitu Ibu Hartinah dan Bapak Harjuno dengan memberi nama warungnya "SOTO SAPI MBAH PAWIRO" .

Tegal Sari ,Jalan Slamet Riyadi yang didirikan oleh anak dari Mbah Pawiro yaitu Bapak Sarbini dengan memberi nama warungnya "SOTO SAPI BODONG" .

Salakan ,Jalan Jogja Solo yang didirikan oleh cucu dari Mbah Pawiro yaitu Ibu Amay Purwanti dengan memberi nama warungnya "SOTO SAPI BODONG" .

Pabelan ,Jalan Slamet Riyadi yang didirikan oleh cucu dari Mbah Pawiro yaitu Ibu Yuli dengan memberi nama warungnya "SOTO SAPI MBAH PAWIRO" .